Kecelakaan Terparah Kereta Api Sejak Satu Abad

Kereta api sampai kini masih tetap berubah menjadi moda transportasi idola buat sebagian orang. Gak butuh mengenai macet, tempat duduk serta interior yang nyaman membuat beberapa orang pilih kereta api di banding kendaraan yang lain seperti bus atau pesawat.

Walau begitu tidak ada moda transportasi yang prima. Meskipun dimaksud minim korban nyata-nyatanya kereta api juga sempat alami sejumlah kecelakaan kritis. Bahkan juga ada yang korbannya capai 700 orang.

Di bawah ini 10 kecelakaan terparah sedunia seperti yang telah brilio.net kumpulkan dari list25, Selasa (9/8):

1. Kecelakaan Mikawashima, Jepang (1962).

Kecelakaan ini berlangsung di Stasiun Arakawa, Tokyo di mana menyertakan dua kereta penumpang serta satu kereta barang. Kecelakaan ini menelan korban sampai 160 orang.

2. Kecelakaan Gaisal, India (1999).

Kecelakaan ini berlangsung waktu dua kereta yang membawa 2500 penumpang berjalan dengan kecepatan tinggi serta kecelakaan gak bisa terelakkan. Korban yang wafat capai 290 orang.

3. Kecelakaan Firozabad, India (1995).

Masih tetap dari India kesempatan ini kecelakaan dikarenakan kereta menabrak seekor sapi dan kehilangan kemudi. Kecelakaan ini memicu 358 orang wafat.

4. Kecelakaan Awash, Ethiopia (1985).

Kecelakaan ini dapat disebutkan yang terparah di Afrika lantaran menelan korban sampai 428 orang serta 500 orang terluka. Kecelakaan berlangsung lantaran kereta tergelincir hingga lima gerbong jatuh ke jurang.

5. Kecelakaan Ufa, Rusia (1989).

Kecelakaan ini berlangsung di kota Ufa serta adalah kecelakaan kereta terparah di Rusia. Korban yang wafat capai 575 orang.

6. Kecelakaan Guadalajara, Meksiko (1915).

Kecelakaan berlangsung lantaran sang masinis kehilangan kontrol kemudi yang memicu sejumlah gerbong jatuh ke jurang serta menewaskan lebih dari 600 orang.

7. Kecelakaan Bihar, India (1981).

Pada tanggal 6 Juni 1981 satu kereta penumpang yang membawa 800 penumpang jatuh ke Sungai Bagmati. Selesai lima hari, 200 badan orang diketemukan terapung di sungai. Sesaat bekasnya masih tetap hilang. Diprediksikan lebih dari 500 orang berubah menjadi korban.

8. Kecelakaan Ciurea, Rumania (1917).

Kecelakaan ini berlangsung lantaran kereta tergelincir membuat banyak gerbong yang keluar dari jalan rel serta terguling ke samping. Seputar 600 orang wafat dalam kecelakaan ini.

9. Kecelakaan Saint Michel Maurienne (1917).

Kereta ini membawa 1000 tentara Prancis yang baru pulang dari Perang Dunia I. Sayang kereta mereka tergelincir di daerah Maurienne. Lebih dari 700 orang wafat dalam kecelakaan ini.

10. Tragedi Bintaro, Indonesia (1987).

Satu kereta api dari Rangkasbitung bertabrakan dengan kereta api yang pergi dari Stasiun Tanah Abang di Bintaro. Kecelakaan yang berlangsung pada jam 06.45 WIB ini berlangsung lantaran human error pada masinis KA 225 serta petugas stasiun. Korban wafat capai 156 orang serta lebih dari 300 orang terluka.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.